Langsung ke konten utama

Menjadi Protap (Protokol Mantap)

Apa yang terbesit dalam pikiran ketika Anda mendengar kata Protokol? Kebanyakan dari kita pasti berpikir sesuatu peraturan yang kaku dan tegang. Saya juga memikirkan hal yang sama karena awalnya tidak ada pengalaman dibidang tersebut, namun hal terpenting adalah keinginan untuk terus belajar. Dalam artikel ini saya akan mengulas sedikit pengalaman menjadi Protokol di Kantor Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Lampung sejak tahun 2016 (saat ini diberikan tugas lain menjadi Pengawas Bank tapi masih back up kegiatan protokol). Berdasarkan Undang-Undang No. 9 Tahun 2010 Tentang Keprotokolan pada Pasal 1 Ayat 1, Protokol adalah serangkaian Kegiatan yang berkaitan dengan Aturan dalam Acara Kenegaraan atau Acara Resmi yang meliputi Tata Tempat, Tata  Upacara, dan Tata Penghormatan sebagai bentuk Penghormatan kepada Seseorang sesuai dengan Jabatan dan/ atau Kedudukannya dalam Negara, Pemerintahan, atau Masyarakat.

Menelisik sejarah, kalimat protokol (Protokollon) pertama kali ditemukan pada manuskrip halaman pertama pada naskah di Yunani kuno dan seiring perkembangan zaman aturan Keprotokolan diterapkan untuk kegiatan kenegaraan yang berlaku secara Universal  dan menjadi acuan baik bagi Institusi Pemerintahan ataupun Non-Pemerintahan. Protokol juga dapat dikatakan sebuah seni karena merupakan suatu keahlian/keterampilan bahkan pada kasus tertentu dapat pula mengedepankan aspek intuisi sehingga memungkinkan fleksibilitas dalam pelaksanaan kegiatan.

Berdasarkan pengalaman saya, setidaknya ada beberapa hal yang seharusnya dilakukan oleh seorang Protokol, yaitu :

1.    Memahami tugas, pokok dan fungsi sehingga yang menjadi kebutuhan Pimpinan dapat terpenuhi dengan baik, mulai dari paham Tata Tempat, Tata Acara dan Tata Penghormatan.

2.    Berkoordinasi dan menjalin komunikasi dengan Protokol dari berbagai Instansi (Misal Instansi Vertikal, Instansi Lembaga Negara, Pemerintah Provinsi dan Protokol Kepresidenan)

3.    Mampu menjadi sumber informasi jika terdapat hal ditanyakan oleh Pimpinan (ini berkaitan dengan koneksi/relasi agar mendapatkan sumber informasi yang akurat).

4.    Memiliki wawasan yang luas serta inisiatif sehingga mampu menjadi problem solving baik bagi pimpinan maupun rekan protokol lain.

5.    Selalu update informasi terkait pemberitaan sehingga ketika dalam obrolan, seorang protokol langsung paham atas pembicaraan yang dibahas.

Dari sini kita bisa lihat, posisi Protokol dalam sebuah instansi sangat dibutuhkan dan menjadi penting terlebih ketika acara berlangsung dengan pihak eksternal (acara Kepresidenan/Gubernur/Instansi Vertikal/Lembaga Negara), karena dengan adanya Protokol mampu mengarahkan dan menjadikan Pimpinan sebuah instansi berada sesuai dengan jabatan dan kedudukannya.

 Oleh : Didi Kalnadi

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review Buku Deep Talk with Allah

 Judul : DEEP TALK WITH ALLAH   “Merasakan Nikmatnya Shalat yang Bertahun-tahun Tanpa Rasa ” Tahun : Cetakan IV Maret 2025 Penerbit : AQWAM  Nomor ISBN : 978-623-188-048-2 Penulis : Khalid Abu Syadi Alih Bahasa :Cep. M. Faqih dan Nunung Nuraeni Buku ini pertama kali saya baca pada tanggal 4 Juli 2025 dan selesai saya baca full pada tanggal 27 Juli 2024. Dibaca secara santai karena memang esensi dari baca buku harus perlahan-lahan dan dimaknai setiap Bab nya (diawal Kata Pengantar sudah diberitahu jika ingin mendapat nikmatnya Shalat maka baca buku ini harus perlahan-lahan kalau bisa di ulang) Buku ini dibagi menjadi 6 Bab/bagian, dengan jumlah total 243 halaman, dengan struktur yang sistematis kita akan dibawa selayaknya seperti sedang Shalat (mulai dari takbiratur ihram sampai dengan salam). Dimana ibadah ini adalah ibadah yang setiap hari kita lakukan yaitu 5 kali sehari dengan total 17 rakaat. Tapi pertanyaannya adalah, apakah shalat yang telah kita lakukan ter...

REVIEW BUKU DARK PSYCHOLOGY “MEMAHAMI SISI GELAP PIKIRAN MANUSIA"

  Judul                      : Dark Psychology “Memahami Sisi Gelap Pikiran Manusia” Penerbit                : Tim Jendela Nomor ISBN        : 978-623-89303-2-6 Penulis                 : Novita WD Cetakan ke 1 Tahun 2023   Buku ini saya beli di toko buku Gramedia Mall Boemi Kedaton Bandar Lampung pada tanggal 29 Mei 2025 dan tepat pada hari ini Rabu, 11 Juni 2025 saya telah merampungkan membacanya. Ini merupakan kali pertama saya membaca buku bertemakan psikologi. Dari segi cover dan judul saja sudah Dark banget ya kelihatannya. Tapi tenang setelah saya baca Bab demi Bab tidak se”Dark” itu kok. Penulis seolah-olah ingin membawa kita sebagai pembaca menyelami apa itu Dark Psychology dengan bahasa ya...

Awal Semester I di Bulan September tahun 2009

Ini kisah gw pas pertama kali masuk kampus yg bernama Unila. Masuk sebagai mahasiswa ilmu administrasi bisnis angkatan 2009. Sebagai mahasiswa baru tentunya kami 1 angkatan yg cowok HARUS gundulin kepala kami sampe pelontos 2 cm.:’( Walaupun sebenernya dlm hati nurani yg paling dalam hati ini menolak tidak rela..oh, my god help me.:( Gw dan beserta rekan2 mahasiswa baru sepakat nih untuk enggak menggundulkan kepala kami..resiko di tanggung renteng. #gaya sok kebersamaan.:p Malam hari sebelum hari tragis itu, gw berencana meminjam sepatu hitamke rumah si sopianyg memang rumahnya deket sm rumah gw..cm beda kampung aja dia di daerah kupang teba. Eh, gak tau nya si doi udh berubah wajah dong..dgn ala shaolin kepala dia botak bro.. Rasa kaget bercampur shock pun menyeruak dlm hati gw. Malam itupun gw dibuat galau setengah mati, antara mau cukur botak apa mengikuti kesepakatan tanggung resiko di hukum sm senior. Alhasil, akhirnya gw ikutin saran sopian untuk potong...